Powered By Blogger

Jumat, 31 Oktober 2014

apakah aku boleh memakai mukena


Kesungguhan akan niatnya, membuat ia tetap bertekad untuk menjadi seorang yang sakinah, mawaddah dam warohmah, walaupun banyak orang yang menentangnya dan termasuk orang tuanya sendiri.

Saat sampai ia benar-benar nekad untuk mengenakan mukenah secara terang-terangan di didepan umum, dengan perasaan berdebar dan menahan rasa takut dimarahi orang tua, ia pun keluar dari kamarnya, dan menunjukan penampilannya kepada ayah dan ibunya.

Namun maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai, ketika ayah dan ibu melihatnya, mereka murka tiada tandingannya dan menyuruh agar ia segera melepaskan mukenah yang ia pakai. Bahkan ayahnya sempat mengancam akan mengusir dan memutuskan hubungan orang tua dan anak, jika ia bersikeras memakai mukenah.

Guru di sekolah dan seorang ustadpun sudah ia mintai tolong agar niatnya itu bisa diterima oleh orang tuanya, namun tetap saja guru dan ustda tidak dapat membantunya.

Ia merasa benar-benar terpukul dan merasa sendirian di dunia ini. Sungguh kesedihan yang ia rasakan membuatnya ia putus asa. Hingga akhirnya ia pun memutuskan untuk menggunakan jalan terakhir.

Kembali ia memohon kepada orang tuanya, namun kali ini ia berbicara diatas gedung tingkat 15 “Ayah dan ibu yang aku cintai, aku mohon untuk yang terakhir kalinya, izinkan aku memakai mukenah. Kalau tidak diizinkan juga aku akan bunuh diri.”

Suasana pun menjadi hening yang berselimutkan ketegangan.

Akhirnya sambil menghela nafas panjang, sang ayah berkata dengan nada sedih...

“Satria….! Kalo kamu cewek ga apalah.. tapi kan kamu cowok, masa mau pake mukenah?! Apa kata ma erot..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Evil Anime Smiley